Apple merencanakan mengeluarkan chip berbasiskan ARM yang direncanakan spesial untuk Mac di WWDC. Ini diutarakan oleh analis Apple, Ming-Chi Kuo pada beberapa investor belakangan ini.

Kuo menjelaskan jika, Mac pertama yang akan memakai chip berbasiskan ARM ini ialah Mac Book Pro 13,3 inci serta iMac yang direncanakan lagi.

Apple merencanakan untuk mengeluarkan ini pada kuartal ke-4 tahun 2020 atau awal tahun 2021.

Pada Mac Book Pro ARM 13,3 inci, bentuk bentuknya akan seperti dengan Mac Book Pro Intel 13,3 inci. Tetapi sesudah mengeluarkan ARM, Apple akan stop memakai produksi Intel serta keluarkan Mac Book Pro Intel 13,3 inci paling baru pada kuartal ke-3 tahun 2020 sebelum peluncuran ARM.

Menurut Kuo, di tahun 2021, semua Mac paling baru akan mempunyai processor Apple serta memerlukan
waktu seputar 12-18 bulan untuk transit dengan cara efisien ke semua barisan ARM.

Chip yang direncanakan spesial, penampilan mini-LED, scissor-switch keyboard, akan tingkatkan pengalaman yang relevan buat beberapa pemakainya.

Di WWDC, Apple bawa alat buat pengembang tehnologi untuk mengubah aplikasi mereka ke ARM. Ini adalah kali ke-3 Apple Mac lakukan peralihan CPU. Awalnya dilaksanakan di tahun 2005 waktu peralihan chip ke tangan Intel.

Kebijaksanaan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang batasi tenaga kerja asing (TKA) untuk kerja Amerika Serikat, mendapatkan tanggapan keras dari perusahaan raksasa tehnologi negeri Paman Sam itu. Facebook, Google, Microsoft, serta Amazon ramai-ramai mengomentari kebijaksanaan yang mulai diputuskan tempo hari (22/6/2020) itu.

Dalam kebijaksanaan itu, Trump larang seputar 525.000 orang untuk masuk AS, termasuk juga 170.000 masyarakat negara asing (WNA) yang sudah menggenggam green card yang dilarang masuk AS semenjak April 2020.

Tetapi, kebijaksanaan ini tidak berlaku pada TKA yang telah mempunyai visa kerja. Trump beralasan, kebijaksanaan ini untuk selamatkan tenaga kerja domestik yang sedang kesusahan untuk memperoleh pekerjaan sebab virus corona Covid-19.

Dikutip CNet, Juru Bicara Amazon menyebutkan kebijaksanaan pemerintah salah sebab menahan pekerja karieronal yang mempunyai kekuatan tinggi, berperan dalam pemulihan ekonomi AS yang sedang tersuruk.

Google, Facebook, Microsoft, serta Amazon Kritikan Kebijaksanaan Trump Masalah TKA

“Kami mengucapkan terima kasih pada karyawan Amazon yang tiba dari penjuru dunia ke AS untuk bereksperimen dalam produk serta service baru buat konsumen setia kami,” terangnya.
Kritikan keras dikirimkan faksi Google. CEO Google, Sundar Pinchai, berasumsi, imigran bukan hanya menyebabkan terobosan tehnologi serta membuat usaha dan pekerjaan baru dan juga membuat bertambah Amerika.

“Sedih dengan maklumat ini hari – kami tetap akan dengan imigran serta kerja untuk memperlebar peluang buat semua,”
kata Sundar Pinchai, melalui account Twitter.
Chief Counsel Microsoft, Brad Smith menjelaskan saat ini bukan saatnya untuk mengadu domba bangsa dari bakat dunia atau membuat
ketidaktetapan serta kegundahan.

“Imigran mainkan peranan utama di perusahaan kita serta memberikan dukungan infrastruktur gawat negara kita. Mereka berperan pada negara ini di saat kita benar-benar memerlukannya,” tuturnya.

Disamping itu, Facebook menjelaskan informasi Trump coba manfaatkan epidemi untuk batasi imigrasi tapi akan membuat pemulihan ekonomi negara semakin susah.

Menurut dia, Amerika Serikat ialah negara tempat bekumpulnya beberapa masyarakat negara lain (multination) serta negara ekonomi. Penting, menurut dia, Amerika Serikat diuntungkan dengan hal tersebut.
“Pemegang visa yang benar-benar trampil mainkan peranan penting dalam menggerakkan pengembangan di Facebook serta di organisasi di semua
negeri serta itu ialah suatu hal yang perlu kita dorong, bukan awasi,” tegasnya.

(sz)

Apa tidak akan ada sekuel The Order pada nanti?

Dari jumlahnya game awal PlayStation 4, The Order: 1886 adalah salah satunya game privat yang dorong kemampuan visual console bikinan Sony itu. Jika penampilan visual bermutu tinggi bukan permasalahan untuknya. Sayangnya, game dengan topik werewolf di dunia fiksi pada saat kerajaan itu, punya narasi yang tidak selesai di launching awalannya. Membuat banyak fans menanyakan akan sekuel gamenya di waktu tiba.

Hal yang membuat menarik ialah, belum developernya memberitahukan sekuelnya yang entahlah memang diperkirakan atau mungkin tidak, mereka malah terlebih dulu diambil oleh perusahaan lain.

Ini hari Facebook sebagai pemilik Oculus memberitahukan jika mereka sudah pemerolehan developer The Order: 1886, Ready At Dawn. Mereka akui jika Ready At Dawn sudah membuat empat game untuk Oculus semenjak tahun 2017. Beberapa salah satunya ialah Lone Echo, Echo Ajang, Echo Combat, serta Lone Echo II yang sekarang masih juga dalam peningkatan.

Dalam kata lain, Ready At Dawn akan konsentrasi pada peningkatan game VR di waktu tiba. Ditambah dengan pertolongan Facebook serta Oculus yang membuat mereka semakin bebas meningkatkan gamenya.

Sekarang ini Ready At Dawn tengah bangun Lone Echo II. Facebook akui mereka tidak akan memberitahukan project apa saja kecuali game itu yang belum jelas apa akan dilepaskan untuk Oculus Quest atau Rift.

Saat pemerolehan, Facebook verifikasikan jika semua team dari Ready At Dawn akan masuk dengan team Oculus Studios.

Lone Echo II sekarang ini tengah ditingkatkan oleh Ready At Dawn. Sayangnya, belum jelas apa mereka akan mengeluarkannya untuk Oculus Rift atau Oculus Quest di waktu tiba.

Valorant peroleh model bersaing, berikut detailnya.

Usaha Riot Games untuk datangkan tiap gamenya jadi game bersaing serta siap menimang scene esports memang tidak perlu disangsikan. Ini dapat dibuktikan dengan game MOBA League of Legends kepunyaannya sebagai salah satunya game esports paling besar di penjuru dunia. Usaha itu ternyata diterapkan untuk game tactical hero shooter mereka, Valorant. Tetapi minggu ini, semua akan selekasnya beralih.

Lewat patch 1.02 yang akan dikeluarkan minggu ini, Riot Games memberitahukan jika mereka akan meluncurkan model bersaing untuk Valorant. Model ini akan dinamakan Rated sama seperti yang sudah dilakukan konfirmasi oleh Sutradara gamenya, Joe Ziegler.

Sama juga dengan versus betanya, model bersaing akan datangkan simbol rangking serta namanya. Baik dari Iron, Bronze, Silver, Gold, Platinum, Diamond, Immortal, sampai rangking paling tingginya yang disebutkan Radiant (awalnya Valorant).

Menariknya, waktu placement match kamu bisa lakukan matchmaking bersama-sama temanmu yang sudah masuk friendlist Valorant. Serta bila kekuatan kalian tidak sama benar-benar jauh. Ini sebab skema akan memberi matchmaking yang adil.

Walau demikian, Riot akui jika mereka masih tetap akan meningkatkan serta melakukan perbaikan matchmaking Valorant. Pastikan mereka tidak akan tempatkan player solo menantang team berisi empat atau 5 orang group dari bagian lawan.

Progress dari rangking bisa dilihat lewat tiap Act Valorant sesudah patch 1.02 dikeluarkan. Sesaat patch di waktu tiba akan beri detailnya. Seperti jumlah kemenangan, sampai rangking paling tinggi.

Valorant sekarang ini bisa dimainkan di PC dengan gratis. Sayangnya belum jelas kapan patch 1.02 yang imbuhkan model bersaing di atas akan dikeluarkan.

  • 1
  • 2