Memberantas Pendukung yang Toxic EVOS Wann Himbau Jangan Buat Kerusuhan di MPL ID S6 – Berkembangnya scene profesional Mobile Legends di Indonesia tentunya tidak lepas dari peran serta para pendukung mereka yang bisa dibilang sangat fanatik dalam mendukung tim kesayangan. Namun, selain memberikan dampak positif yang dapat meningkatkan semangat, tidak dapat dipungkiri bahwa dampak negatif akan selalu ada.

Memberantas Pendukung yang Toxic EVOS Wann Himbau Jangan Buat Kerusuhan di MPL ID S6

Pendukung yang terlalu fanatik hingga menjadi pendukung yang toxic tentunya harus dihindari karena sangat mengganggu pendukung lainnya. Salah satu ikon dari EVOS Legends yaitu sang midlaner. Wannn mengajak untuk semua pendukung EVOS dan pendukung tim lainnya agar tidak membuat kerusuhan.

Wannn melarang hal tersebut agar kita bisa bersama-sama menikmati turnamen MPL yang sedang berlangsung. Wannn juga berpesan agar selalu mendukung tim kesayangan kalian karena para pro player juga sedang berjuang untuk para pendukungnya.

Pendukung yang toxic memang sering dijumpai di kolom komentar ketika pertandingan sedang berlangsung. Para caster juga terus berupaya dengan menghimbau agar para fans bisa. Bersaing dengan fans lain dengan cara yang sehat seperti berbalasan pantun dan hal positif lainnya.

Gagal Balik Ke Langit ONIC Esports Tumbang di Tangan Alter Ego – Sejak memasuki Week kelima, Mobile Legends Profesional League adalah pertarungan antara ONIC Esports dan Alter Ego. Kedua tim ini dengan kokoh bertengger di klasemen. Alter Ego berada di peringkat satu dan ONIC Esports ada di peringkat kedua. Pada hari kedua Week Keenam, mereka saling bertarung untuk menentukan siapa yang terbaik.

Gagal Balik Ke Langit ONIC Esports Tumbang di Tangan Alter Ego

Gagal Balik Ke Langit ONIC Esports Tumbang di Tangan Alter Ego

Di game pertama, tampak Sanz dengan Ling tidak mampu berbuat banyak. Rotasi yang baik dari Leomurphy yang menggunakan Khufra serta Udil dengan Pharsa yang selalu berada di lokasi yang tepat untuk melakukan backup sukses membuat ONIC Esports kewalahan. Pemain ONIC Esports juga kesulitan untuk menculik Celiboy selaku Core Utama dari Alter Ego. Pertandingan pertama pun jatuh ke tangan ONIC Esports.

Pada game kedua, PAI melakukan sebuah hal yang cukup mengerikan. Dengan Baxia, dirinya berkeliling mencari para pemain ONIC Esports. Ahmad dengan Pharsa turut menyumbangkan strategi agresif dengan mobilitas yang tinggi. Hal ini membuat ONIC Esports yang menerapkan strategi farming dengan mengandalkan Sanz yang menggunakan Yi Shun Shin harus kewalahan.

Tak ada yang mampu membendung kekompakan Alter Ego dan pemanfaatan timing mereka, ONIC Esports pun harus kalah kali ini. Dengan kekalahan tersebut, ONIC Esports kini terjerembab di peringkat 4 setelah Bigetron Alpha dan EVOS Legends meraih hasil positif. Sedangkan Alter Ego akan nyaman di puncak.